TRAINING CLEANING RISK ASSESSMENT DI MINING
DESKRIPSI TRAINING CLEANING RISK ASSESSMENT DI MINING
Training Cleaning Risk Assessment di mining sangat penting untuk memastikan seluruh aktivitas pembersihan di area tambang dilakukan secara aman, terkontrol, dan sesuai standar keselamatan kerja. Lingkungan tambang memiliki risiko tinggi seperti permukaan licin, material berat, paparan debu, hingga potensi runtuhan atau alat berat yang beroperasi di sekitar area kerja. Tanpa penilaian risiko yang tepat, kegiatan cleaning dapat menimbulkan kecelakaan kerja dan gangguan operasional.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali kemampuan untuk mengidentifikasi bahaya, menganalisis tingkat risiko, serta menentukan langkah pengendalian yang efektif. Dengan demikian, produktivitas tetap terjaga, keselamatan pekerja meningkat, dan potensi kerugian perusahaan dapat diminimalkan secara signifikan dalam operasional tambang sehari-hari.
TUJUAN TRAINING CLEANING RISK ASSESSMENT DI MINING
- Meningkatkan pemahaman risiko kerja di area mining
Peserta mampu mengenali berbagai potensi bahaya seperti permukaan licin, material longsor, paparan debu, dan aktivitas alat berat. - Membekali kemampuan identifikasi bahaya (hazard identification)
Peserta dapat mengidentifikasi sumber bahaya sebelum pekerjaan cleaning dimulai. - Melatih analisis tingkat risiko
Peserta mampu menilai tingkat keparahan dan kemungkinan terjadinya risiko di area kerja. - Mengembangkan kemampuan pengendalian risiko
Peserta dapat menentukan langkah pengendalian yang tepat sesuai hierarki kontrol K3. - Meningkatkan keselamatan kerja operasional cleaning
Mengurangi potensi kecelakaan kerja selama kegiatan pembersihan di area tambang. - Mendukung kepatuhan terhadap standar K3 tambang
Memastikan seluruh aktivitas cleaning sesuai dengan regulasi keselamatan pertambangan yang berlaku. - Meningkatkan efisiensi kerja di lapangan
Dengan risiko yang terkendali, proses cleaning menjadi lebih efektif dan terorganisir.
MATERI TRAINING CLEANING RISK ASSESSMENT DI MINING
- Pengantar Cleaning Risk Assessment di Industri Pertambangan
- Definisi risk assessment dalam aktivitas cleaning
- Peran penting dalam keselamatan kerja tambang
- Hubungan risk assessment dengan operasional harian
- Identifikasi Bahaya (Hazard Identification) di Area Cleaning
- Bahaya fisik (alat berat, permukaan licin, longsor)
- Bahaya kimia (debu, material berbahaya)
- Bahaya lingkungan kerja tambang terbuka dan tertutup
- Analisis Risiko (Risk Analysis)
- Penilaian kemungkinan (likelihood) terjadinya insiden
- Tingkat keparahan (severity) dampak kecelakaan
- Penentuan level risiko (rendah, sedang, tinggi)
- Penilaian Risiko (Risk Evaluation)
- Penggunaan risk matrix
- Penentuan prioritas risiko kritis
- Kriteria penerimaan risiko di area kerja cleaning
- Pengendalian Risiko (Risk Control Measures)
- Hierarki pengendalian risiko (eliminasi hingga APD)
- Teknik pengendalian di area cleaning tambang
- Implementasi prosedur kerja aman (SOP)
- Penerapan APD dalam Aktivitas Cleaning Mining
- Jenis APD wajib di area tambang
- Cara penggunaan APD yang benar
- Evaluasi efektivitas APD terhadap risiko
- Job Safety Analysis (JSA) untuk Cleaning Activity
- Penyusunan JSA sebelum pekerjaan dimulai
- Identifikasi langkah kerja dan potensi bahaya
- Integrasi JSA dengan risk assessment
- Permit to Work (PTW) pada Area Cleaning Tambang
- Sistem izin kerja di area berisiko tinggi
- Prosedur pengajuan dan persetujuan PTW
- Peran pengawas dalam kontrol pekerjaan
- Studi Kasus Kecelakaan Kerja di Aktivitas Cleaning Mining
- Analisis penyebab insiden (root cause analysis)
- Pembelajaran dari kasus nyata
- Pencegahan kejadian berulang
- Simulasi dan Praktik Risk Assessment di Lapangan
- Pengisian form risk assessment
- Simulasi identifikasi bahaya di area cleaning
- Evaluasi hasil analisis risiko peserta
PESERTA TRAINING CLEANING RISK ASSESSMENT DI MINING
- Petugas Cleaning di Area Tambang (Cleaning Crew)
Pekerja yang terlibat langsung dalam kegiatan pembersihan area tambang, seperti drainase, jalan tambang, dan area produksi, sehingga wajib memahami risiko kerja. - Supervisor Cleaning / Field Supervisor
Bertanggung jawab mengawasi pekerjaan cleaning di lapangan serta memastikan seluruh aktivitas berjalan sesuai prosedur keselamatan dan risk assessment. - HSE Officer / Safety Officer Tambang
Personel K3 yang berperan dalam melakukan pengawasan, evaluasi risiko, serta memastikan implementasi sistem keselamatan kerja di area cleaning. - Foreman Operasional Tambang
Pengawas lapangan yang mengatur jalannya pekerjaan harian, termasuk memastikan pekerja memahami potensi bahaya sebelum memulai aktivitas. - Operator Alat Berat (Excavator, Loader, Dump Truck Support Cleaning)
Operator yang terlibat dalam proses cleaning material atau sediment sehingga perlu memahami risiko interaksi alat berat dengan pekerja lain. - Contractor Cleaning Service di Area Tambang
Pihak vendor atau kontraktor yang melaksanakan pekerjaan cleaning di area tambang dan wajib mengikuti standar K3 perusahaan. - Tim Environment (Lingkungan Tambang)
Personel yang menangani pengelolaan sediment, limbah, dan dampak lingkungan dari kegiatan cleaning sehingga perlu memahami aspek risiko lingkungan kerja. - Engineering / Maintenance Support Team
Tim teknis yang terlibat dalam perbaikan atau pembersihan fasilitas tambang yang juga memiliki potensi risiko kerja tinggi.
INSTRUKTUR/ TRAINER TRAINING HAZARD IDENTIFICATION JAKARTA
Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.
METODE TRAINING RISK CONTROL MEASURES BANDUNG
Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami. Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.
LOKASI TRAINING ROOT CAUSE ANALYSIS BALI
Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.
JADWAL CLEANING SERVICE INSTITUTE TAHUN 2026
- Januari : 20 – 21 Januari 2026
- Februari : 24 – 25 Februari 2026
- Maret : 05 – 06 Maret 2026
- April : 23 – 24 April 2026
- Mei : 19 – 20 Mei 2026
- Juni : 23 – 24 Juni 2026
- Juli : 23 – 24 Juli 2026
- Agustus : 27 – 28 Agustus 2026
- September : 15 – 16 September 2026
- Oktober : 20 – 21 Oktober 2026
- November : 17 – 18 November 2026
- Desember : 15 – 16 Desember 2026
Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta
INVESTASI TRAINING ROOT CAUSE ANALYSIS ONLINE TAHUN INI :
Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group
(Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):
- FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
- FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
- Module / Handout
- FREE Flashdisk
- Sertifikat
- FREE Bag or bagpack (Tas Training)
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
- 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
- FREE Souvenir Exclusive
Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.